saat kita bertemu dengan seseorang yang menurut kita "dia adalah bagian dari yang pernah tertinggal", kita bisa saja melakukan banyak hal gila. melakukan banyak hal tidak masuk akal. hanya untuk mengungakapkan sebuah kalimat yang kurang lebih terdengar seperti, "aku butuh kau untuk kekosongan ini". terdengar sangat egois, namun itulah naluri.
sebuah naluri yang selalu menuntut untuk dipenuhi namun tidak menfikirkan apakah kita pantas dan dibutuhkan untuk memenuhi juga?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar